Jumat, 04 Desember 2015
Download Soal dan Pembahasan UN Mata Pelajaran Kimia Tahun 2012 Paket A52
yo yang mau tahu lebih lanjut mengenai un kimia tahun 2012 klik disini
Jumat, 18 September 2015
“MOVE
ON” adalah kata yang sering digunakan anak muda kalo udah putus cinta. Bener ga
guys? :D
Move
on sendiri sering diartikan melupakan si doi yang pernah jadi “temen hati”.
Orang yang udah putus cinta pasti galau terus berusaha keras buat move on. (Ini
pengalaman)
Yang
namanya anak muda pasti ngalamin pubertas. Salah satu cirinya ya tertarik sama
lawan jenis. Buat kalian yang suka sama si doi pasti sebisa mungkin menarik
perhatiannya buat bisa jadi “temen hati” ya itu artinya biar ada hubungan
terikat.
Orang
kalo udah jatuh cinta lupa sama segalanya, maksudnya ya kalo lagi kasmaran
pasti ngerasa dunia milik sendiri (iya orang lain harus ngontrak :v). Apalagi
kalo udah dibikin baper, uh ngefly deh xD. Mungkin kalo jadian udah
klepek-klepek ya :v
Kalo pertama jadian nih, suka so sweet so
sweet gimanaaaa gitu.. Zaman sekarang udah banyak panggilan kesayangan buat si
doi, mulai dari sa
yang, ayang, beb, bebeb, ebeb, honey, lovely, ah pokonya udah
rupa-rupa warnanya deh. Biar nambah so sweetnya, suka jalan bareng, makan
bareng, selfie bareng juga sama si doi (kecuali tidur sama mandi kayanya:3).
Nah selama jadi “temen hati”nya si doi tuh pasti nurut, mulai dari no genit, no
leor, no lirik, dan no no no yang lain. Kalo kontekan juga emot yang dipake
“murudul” udah gitu kalo bales harus cepet, telat dikit ditanyain,
ujung-ujungnya ngambek. Menurut yang nulis sih itu beberapa hal yang bikin
beban, tapi kalah juga sama kenangannya, bhaakk...
Berbagi
cerita nih ya, buat kalian yang baru putus cinta jangan berlarut-larut dalam
kegalauan apalagi yang masih anak sekolahan. Soalnya anak sekolah yang masih
seumur jagung tuh cintanya masih cinta monyet (bukan berarti pelakunya para
monyet ya :D wkwk). Nanti akan ada saatnya kalian nemuin cinta sejati, ya siapa
lagi kalo bukan pasangan hidup. So kalian jangan sampe stres apalagi bunuh diri
gara-gara putus cinta, itu konyol broo..
Nih
ya langsung ke intinya, saat si doi ngajak putus, pertama minta penjelasan
dulu. Apa alasannya, trus jangan langsung diiyain. Penjelasan si doi harus
logis, kalo engga mungkin ada sesuatunya. Patut dicurigai tuh.. Sedih sih boleh
ya, orang yang udah kita anggap belahan jiwa (cielah:’3) tapi ya jangan struck
disitu juga, kapan mau majunya? Let it flow aja okey ;)
Ada sedikit masukan nih buat kalian yang pingin move on,
yuhuuu...
Emang
sih ya sama si doi itu kita udah sayaaaaang banget, jadi susah mau dilepas
(lebay deh yaaaa,ckck) Tapi kita juga ga boleh mikir yang mentok, toh masih
banyak doi doi yang nunggu kamu tau (mmm ciee..) Kenangan yang udah dibuat sama
si doi jangan dilupain, cukup di kenang doang. Trus juga jangan banyak
ngelamun, biar ga ke inget mulu tuh sama si doi. Kalian bisa cari aktivitas
yang bikin kalian fokus, misalnya ikut kegiatan disekolah, hiking juga boleh
tuh guys, trus juga kalian ga boleh jadi benci sama si doi apalagi jadi musuh.
Usahain harus bisa berkomunikasi yang baik. Dan saat si doi udah punya
kecengannya lagi kamu jangan terbakar api cemburu yaa, harus dukung tuh..
Let's Move On \=D/
Oke,
Cuma segitu yang bisa disharing. Maaf kalo bahasanya ga sesuai karena memang
menyesuaikan, ceritanya biar akrab sih. Biar kekinian juga xD
Minggu, 23 Agustus 2015
Malin Kundang
Dahulu
kala, tersebutlah sebuah keluarga miskin yang terdiri dari seorang ibu
dan anaknya yang bernama Malin Kundang. Karena ayahnya telah
meninggalkannya, sang ibu pun harus bekerja keras sendiri untuk bisa
menghidupi keluarganya.
Malin adalah anak yang pintar tapi sedikit nakal. Ketika dia beranjak dewasa, Malin merasa kasihan pada ibunya yang sedari dulu bekerja keras menghidupinya. Kemudian Malin meminta izin untuk merantau mencari pekerjaan di kota besar.
“Bu, saya ingin pergi ke kota. Saya ingin kerja untuk bisa bantu ibu di sini.” pinta Malin.
“Jangan tinggalkan ibu sendiri, nak. Ibu hanya punya kamu di sini.” kata sang ibu menolak.
“Izinkan saya pergi, bu. Saya kasihan melihat ibu terus bekerja sampai sekarang.” kata Malin.
“Baiklah nak, tapi ingat jangan lupakan ibu dan desa ini ketika kamu sukses di sana” Ujar sang ibu berlinang ari mata.
Keesokan harinya Malin pergi ke kota besar dengan menggunakan sebuah kapal. Setelah beberapa tahun bekerja keras, dia berhasil di kota rantauannya. Malin sekarang menjadi orang kaya yang bahkan mempunyai banyak kapal dagang. Dan Malin pun sudah menikah dengan wanita cantik di sana. Berita tentang Malin yang menjadi orang kaya sampai lah ke ibunya. Sang ibu sangat senang mendengarnya. Dia selalu menunggu di pantai setiap hari, berharap anak si mata wayangnya kembali dan mengangkat drajat ibunya. Tetapi Malin tak pernah datang.
Malin adalah anak yang pintar tapi sedikit nakal. Ketika dia beranjak dewasa, Malin merasa kasihan pada ibunya yang sedari dulu bekerja keras menghidupinya. Kemudian Malin meminta izin untuk merantau mencari pekerjaan di kota besar.
“Bu, saya ingin pergi ke kota. Saya ingin kerja untuk bisa bantu ibu di sini.” pinta Malin.
“Jangan tinggalkan ibu sendiri, nak. Ibu hanya punya kamu di sini.” kata sang ibu menolak.
“Izinkan saya pergi, bu. Saya kasihan melihat ibu terus bekerja sampai sekarang.” kata Malin.
“Baiklah nak, tapi ingat jangan lupakan ibu dan desa ini ketika kamu sukses di sana” Ujar sang ibu berlinang ari mata.
Keesokan harinya Malin pergi ke kota besar dengan menggunakan sebuah kapal. Setelah beberapa tahun bekerja keras, dia berhasil di kota rantauannya. Malin sekarang menjadi orang kaya yang bahkan mempunyai banyak kapal dagang. Dan Malin pun sudah menikah dengan wanita cantik di sana. Berita tentang Malin yang menjadi orang kaya sampai lah ke ibunya. Sang ibu sangat senang mendengarnya. Dia selalu menunggu di pantai setiap hari, berharap anak si mata wayangnya kembali dan mengangkat drajat ibunya. Tetapi Malin tak pernah datang.
Suatu hari istiri Malin bertanya mengenai ibu Malin dan ingin bertemu dengan nya. Malin pun tidak bisa menolak keinginan istri yang sangat dicintainya itu. Malin menyiapkan perjalanannya tersebut menuju desanya menggunakan sebuah kapal pribadinya yang besar nan cantik. Akhirnya Malin pun datang ke desanya beserta istri dan anak buahnya.
Mendengar kedatangan Malin, sang ibu merasa sangat gembira. Dia bahkan berlari menuju pantai untuk segera melihat anak yang disayanginya pulang.
“Apa itu kamu Malin, anak ku? Ini ibu mu, kamu ingat” Tanya sang Ibu.
"Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirim kabar?" Katanya sambil memeluk Malin Kundang.
Sang istri yang terkejut melihat kenyataan bahwa wanita tua, bau, dekil yang memeluk suaminya, berkata:
"Jadi wanita tua, bau, dekil ini adalah ibu kamu, Malin"
Karena rasa malu, Malin Kundang pun segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga jatuh.
“Saya tidak kenal kamu wanita tua miskin” kata Malin.
"Dasar wanita tua tak tahu diri, Sembarang saja mengaku sebagai ibuku." Lanjut Malin membentak.
Mendengar perkataan anak kandungnya seperti itu, sang ibu merasa sedih dan marah. Ia tidak menduga, anak yang sangat disayanginya berubah menjadi anak durhaka.
"Oh Tuhan ku yang kuasa, jika dia adalah benar anak ku, Saya mohon berikan azab padanya dan rubah lah dia jadi batu." doa sang ibu murka.
Tidak lama kemudian angin dan petir bergemuruh menghantam dan menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu, Tubuh Malin Kundang kaku dan kemudian menjadi batu yang menyatu dengan karang.
Minggu, 09 Agustus 2015
Langganan:
Komentar (Atom)






